Home / Aktivitas / Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional

Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional

Tanggal 5 November diperingati sebagai hari cinta satwa dan puspa nasional. Peringatan hari ini ditetapkan setelah dikeluarkan keppres nomor 4 tahun 1993  dimana Presiden Soeharto menetapkan 3 bunga nasional yaitu anggrek bulan sebagai puspa pesone, rafflesia arnoldi sebagai puspa langka dan bunga melati sebagai puspa bangsa, serta 3 satwa nasional yaitu komodo sebagai satwa nasional, ikan siluk merah sebagai satwa pesona dan elang jawa sebagai satwa langka. 

Talk Show Interaktif tema “Kelestarian Puspa dan Satwa Untuk Keberlangsungan Kehidupan”

Puncak peringatan hari cinta puspa dan satwa nasional ke-25 dilaksanakan pada tanggal 3-4 November 2018 di lokasi Candi Bentar, Taman Mini Indonesia Indah. Kegiatan ini dihadiri oleh staff dari kementerian lingkungan hidup dan kehutanan, ketua umum PKBSI (Persatuan Kebun Binatang Seluruh Indonesia), Direktur Taman Safari Indonesia dan Direktur Utama Taman Mini Indonesia Indah. Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh lembaga lembaga yang bergerak dalam bidang lingkungan untuk memamerkan kegiatannya dalam stand stand pameran. Sebanyak kurang lebih 20 lembaga turut mengisi stand yang disediakan oleh panitia. Yayasan PEKA Indonesia bersama dengan ento club IPB mengusung tema edible insect dan polinasi oleh lebah klulut. Di stand ini, pengunjung dapat mencicip biskuit berbahan campuran tepung jangkrik, coklat jangkrik dan belalang goreng. Selain itu, pengunjung juga dapat melihat lebih klulut di dalam sarangnya dan sekaligus mencicip madu yang dihasilkan oleh madu klulut. 

Pengunjung yang terdiri dari berbagai macam kalangan, memberikan reaksi yang berbeda ketika disuguhi dengan makanan berbahan campuran serangga. Ada yang sudah biasa atau sudah pernah mencoba, namun tak jarang yang ketakutan dan merasa aneh mengetahui serangga digunakan sebagai bahan makanan. Bahkan beberapa pengunjung memutuskan membeli biskuit dan cokelat setelah mendapat penjelasan mengenai kandungan nutrisi dalam makanan berbahan serangga dan mencicip rasanya. 

Pengunjung juga tertarik mengamati perilaku lebah klulut di dalam sangkar. Pendamping stand dengan sigap menjelaskan sekilas informasi mengenai madu, pupa, telur dan imago lebah klulut. Dalam stand ini juga diinformasikan mengenai workshop lebah klulut yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 November 2018 di Museum Serangga Taman Mini Indonesia Indah. Kamu sudah mendaftar belum? (Dk).

 

Check Also

Workshop Panen Madu di Rumah Sendiri

Dalam rangka mendukung kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat dan gerakan konservasi lebah klulut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *