Home / Penelitian Konservasi Serangga dan Keanekaragaman Hayati

Penelitian Konservasi Serangga dan Keanekaragaman Hayati

Indonesia telah dikenal sebagai negara kepulauan dengan kekayaan hayati yang begitu besar di dunia. Peranannya sebagai paru-paru dunia, menempatkan Indonesia menjadi kunci keberlanjutan kehidupan di planet bumi ini. Secara ekologi, keanekaragaman hayati yang hidup dalam ekosistem dan berinteraksi dengan abiotik didalamnya merupakan motor penggerak agar kehidupan di bumi tetap berlangsung. Segala bentuk  ganggungan yang dapat mengancam sistem ekologi dalam ekosistem dapat mengakibatkan bencana alam yang begitu besar.

Sangat disayangkan bahwa eksistensi keanekaragaman hayati dan fungsi-fungsi yang dimainkannya terancam oleh aktivitas manusia, seperti modifikasi ekosistem, alih fungsi lahan, pembakaran hutan dan aplikasi bahan kimia di alam. Hal ini memberikan implikasi negatif yang begitu besar terhadap keanekaragaman hayati, seperti hilangnya habitat, fragmentasi and isolasi habitat yang akhirnya berujung pada musnahnya spesies. Cukup banyak kelompok takson yang berperan penting dalam ekosistem menjadi sangat terancam kelangsungan hidupnya karena habitatnya lenyap, seperti gajah, burung, serangga, ular dsb.

Perlindungan terhadap keanekaragaman hayati dan fungsi-fungsi ekologi dalam ekosistem menjadi agenda yang sangat penting diperhatikan dan perlu ditindaklanjuti dengan langkah-langkah strategis. Isu ini menjadi salah satu konsentrasi penelitian yang dilakukan oleh Peka Indonesia. Sesuai dengan visinya, penelitian yang dilakukan Peka Indonesia sendiri adalah konservasi alam untuk kehidupan bumi yang berkelanjutan. Penelitian yang kami kembangkan mencakup inventarisasi spesies, interaksi antar spesies, evaluasi jasa ekosistem, struktur lansekap dan biorestorasi ekosistem. Perkembangan isu terkini seperti keamanan hayati dan implikasi perubahan iklim dan pemanasan global terhadap ekosistem, keanekaragaman spesies dan fungsi-fungsi ekologi yang dimainkannya juga menjadi area penelitian kami.