Home / Artikel / Kupu-kupu Harimau Kuning/Yellow Tiger Butterfly : Si Cantik yang Kanibal demi Percintaan dan Pertahanan Diri (1)

Kupu-kupu Harimau Kuning/Yellow Tiger Butterfly : Si Cantik yang Kanibal demi Percintaan dan Pertahanan Diri (1)

Kupu-kupu merupakan salah satu jenis serangga yang memiliki sayap cantik nan mempesona. Diantara sekian banyaknya jenis serangga yang ada di muka bumi ini, kupu-kupu lebih dikenal oleh manusia sebab mereka hidup berdampingan dilingkungan manusia, serta ukuran tubuh yang besar dengan sayapnya yang beragam akan warna membuatnya sangat mudah sekali untuk dikenali. Namun, dibalik keindahan akan kecantikan sayapnya yang mempesona, beberapa jenis kupu-kupu memiliki sebuah perilaku yang mengejutkan serta mengerikan.

Kupu-kupu harimau kuning sedang menghisap nectar bunga,
(sumber foto: commons.wikimedia.org)

Diketahui terdapat beberapa jenis kupu-kupu yang memiliki sebuah perilaku aneh dan mengerikan yakni melakukan praktik “kanibalisme,” di mana kupu-kupu dewasanya tega memakan anak atau ulat (larva) dari jenisnya sendiri atau dari jenis lain yang masih berkerabat dekat. Mereka memakannya dengan cara mencakar tubuh sang ulat terlebih dahulu hingga mengeluarkan cairan tubuhnya, kemudian mereka mulai menghisap cairan tubuh tersebut hingga akhirnya sang ulat pun mati karena kehabisan cairan tubuh, sungguh perilaku yang aneh dan mengerikan bukan ?  

Salah satu jenis kupu-kupu yang mempraktikkan “kanibalisme” ini adalah kupu-kupu Harimau kuning/Yellow tiger butterfly (Parantica cleona). Kupu-kupu ini memiliki tubuh berwarna hitam dengan sayap berwarna hitam kombinasi garis-garis kuning, kupu-kupu ini merupakan kupu-kupu “endemic” dari Indonesia yang hanya dapat ditemukan di Maluku, P.Serang, P.Buru, P.Obi, P.Bachan, Sulawesi, P.Sula, P.Talaud, dan kepulauan di sekitar Sulawesi. Kupu-kupu Harimau kuning dikelompokan kedalam famili “Nymphalidae” dari subfamili “Danainae.” Kupu-kupu ini dikenal sebagai kupu-kupu gulma susu “milkweed” sebab kupu-kupu dari kelompok ini biasa memakan tanaman “milkweed” dari famili “Apocynaceae” yang memiliki getah seperti susu yang mengandung senyawa alkaloid pirolizidin beracun.

Kupu-kupu harimau kuning dan jenis lainnya yang tergabung dalam kelompok kupu-kupu “Danainae” memakan tanaman “milkweed” yang mengandung senyawa alkaloid beracun guna memproduksi senyawa kimia pemikat (feromon) yang berfungsi sebagai pemikat pasangannya dalam proses perkawinan. Selain untuk kepentingan pemikat dalam perkawinan, senyawa alkaloid beracun ini juga berfungsi sebagai perlindungan diri, di mana racun tersebut akan memberi sebuah tanda peringatan dalam bentuk warna yang mencolok pada tubuh kupu-kupu (aposematisme), sehingga predator akan mengenali tanda itu bahwa kupu-kupu tersebut tidak enak untuk dimakan dan beracun.

Momen langka, kupu-kupu harimau kuning tertangkap meminum cairan tubuh ulat. Fenomena yang terekam di Sulawesi, Indonesia ini adalah kali pertama ilmuwan mendokumentasikan perilaku mengerikan tersebut. (sumber foto: Yi-Kai Tea melalui Live Science)

Namun, sebuah fakta fenomena yang mengejutkan terjadi pada kupu-kupu harimau kuning dan beberapa jenis lainnya yang tergabung dalam kelompok kupu-kupu “Danainae.” Di mana mereka diketahui memperoleh sumber senyawa alkaloid beracun bukan dari tanaman “milkweed”melainkan dari cairan tubuh ulat kerabatnya sendiri sebagaimana yang telah dibahas di awal (Ut). (-bersambung…-)

Check Also

Kupu-kupu Harimau Kuning/Yellow Tiger Butterfly : Si Kanibal Cantik demi Percintaan dan Pertahanan Diri (2)

Dilansir dari The New York Times, penulis dari studi ini mengungkapkan bahwa mereka tidak menyadari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *